Muhammad Ichsan, 1501110218 (2019) Pelanggaran Membuang Sampah Tidak Pada Tempat Yang Telah Disediakan (Suatu Penelitian Di Wilayah Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
GABUNG PDF.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (354kB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
Abstract
Dalam Pasal 40 ayat 2 Qanun Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan
Sampah, antara lain menyebutkan bahwa masyarakat Kota Banda Aceh yang
melakukan pelanggaran membuang sampah tidak pada tempat yang telah
disediakan diancam dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda
maksimum sebesar Rp.10.000.000,00. Namun walaupun dapat dikenakan sanksi
pidana yang relatif berat masih terdapat 23 kasus pelanggaran membuang sampah
tidak pada tempat yang telah disediakan.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab
masyarakat membuang sampah tidak pada tempat yang telah disediakan di Kota
Banda Aceh, untuk menjelaskan faktor penghambat sehingga masih ada
masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempat yang telah disediakan, Untuk menjelaskan upaya penanggulangan terhadap pelanggaran membuang
sampah tidak pada tempat yang telah disediakan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normative yang menggunakan
data sekunder yaitu menggunakan bahan hukum primer dan bahan hukum
sekunder. pengumpulan data dilakukan dengan penelitian lapangan (Field
Research) dan penelitian kepustakaan (Library Research). Studi lapangan
dilakukan pada wilayah Kota Banda Aceh.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa faktor penyebab terjadinya
pelanggaran membuang sampah tidak pada tempat yang telah disediakan di Kota
Banda Aceh adalah: faktor pola perilaku pada masyarakat, faktor tidak terbiasa
membuang sampah ditempatnya, faktor lingkungan, faktor tidak perduli dan tidak
bertanggung jawab, faktor kurangnya pengetahuan agama. Faktor penghambat
sehingga masih ada masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempat yang
telah disediakan adalah karena kurangnya fasilitas tempat sampah, adanya lahan
kosong, tempat yang kotor dan memang sudah banyak sampah, kurangnya
penyuluhan dari aparat yang berwenang. Upaya penanggulangan terhadap
pelanggaran membuang sampah tidak pada tempat yang telah disediakan adalah
upaya preventif, seperti memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada
masyarakat. Kemudian upaya represif seperti penyidikan, penangkapan, memberikan sanksi bagi pelanggar yang membuang sampah dengan cara
sembarangan.
Disarankan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh dan pihak yang
berwenang untuk lebih rutin melakukan penyuluhan-penyuluhan terkait
pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta lebih memfasilitasi sarana dan
prasarana seperti menambah tempat sampah. Dan kepada Masyarakat Kota Banda
PELANGGARAN MEMBUANG SAMPAH TIDAK PADA
TEMPAT YANG TELAH DISEDIAKAN
(Suatu Penelitian di Wilayah Kota Banda Aceh)
Fakultas hukum Universitas Muhammadiyah Aceh
(iv, 58) pp..,tabl.,bibl
Muhammad Ichsan
2019
ii
Aceh disarankan agar lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan
lingkungan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | (T.Moefizar, SH., M.Hum) |
| Uncontrolled Keywords: | PELANGGARAN MEMBUANG SAMPAH TIDAK PADA TEMPAT YANG TELAH DISEDIAKAN (Suatu Penelitian di Wilayah Kota Banda Aceh) |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 07:08 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 07:08 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1317 |
