Warta, 1807110108 (2023) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Siswi Sma Negeri 5 Simeulue Barat Kabupaten Simeulue Tahun 2022. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Download (3MB)
Abstract
Literasi kesehatan reproduksi adalah pengguna praktik-praktik situasi sosial, sejarah, dan
situasi kebudayaan untuk menciptakan dan menjalankan sesuai makna melalui teks. Tujuan dari
literasi kesehatan untuk mengetahui pengaruh sikap, peran keluarga, peran guru, peran tugas
kesehatan, peran teman sebaya, dan akses media. Berdasarkan hasil survei dan wawancara dengan
pelajar di sekolah SMA Negeri 5 Simeulue Barat mengenai penyimpangan terdapat 13 orang pelajar
berpengangan tangan dengan lawan jenis dan melihat video asusila dengan alasan hanya sekedar
ingin mengetahuinya, tetapi ada 4 siswa mengatakan pernah melakukan penyimpangan sesama
lawan jenis dan pernah melakukan perilaku seksual baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Penelitian ini menggunakan rancangan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah
seluruh siswi kelas XI dan XII SMA Negeri 5 Simeulue Barat dengan jumlah 193 siswi. Sampel dalam
penelitian ini 50 siswi. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 Mei s/d 1 Juni 2022. Tehnik
pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara random sampling dengan cara menulis
semua nama-nama siswi pada kertas kecil dan digulung kemudian dilakukan pengundian. Uji statistik
yang dilakukan adalah regresi linear sederhana. Analisis data dilakukan secara univariat dan
bivariate.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa literasi kesehatan siswi SMA Negeri 5 Simeulue
Barat berada pada kategori rendah (skor rata-rata jawaban responden adalah 13,38 dari skor total
40). Hasil analisis bivariate memperlihatkan bahwa ada pengaruh antara sikap (p-value 0,013; R
square 0,122; B 349), peran keluarga (P-value 0,003; R Square 0,170; B 412) dengan literasi
kesehatan reproduksi remaja. Variabel peran guru (p-value 0,425; R Square 0,13; B -,115), peran
petugas kesehatan (p-value 0,657; R Square 0,004; B 064), peran teman sebaya (p-value 0,225; R
Square 0,013; B 115), dan akses media (p-value 0,184; R Square 0,037; B 191) tidak mempengaruhi
literasi kesehatan reproduksi remaja.
Kesimpulan penelitian ini menemukan bahwa literasi kesehatan reproduksi remaja siswi
SMA Negeri 5 Simeulue Barat di mempengaruhi oleh 2 faktor yaitu sikap remaja dan peran keluarga.
Saran bagi keluarga untuk terlibat langsung mengedukasi remaja berkaitan dengan permasalahan
kesehatan reproduksi. Bagi siswi harus lebih peduli terhadap literasi kesehatan reproduksi. Bagi guru
agar tetap memberikan informasi kepada siswi agar tetap menjaga kesehatan reproduksi agar dapat
terhindar dari berbagai penyakit. Bagi petugas kesehatan agar tetap memberikan sosialisasi atau
penyuluh kepada siswi remaja tentang bagaimana menjaga kesehatan reproduksi remaja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1.Wardiati, SKM., M.Kes 2.Dedi Andria, SKM, M.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | Literasi Kesehatan Reproduksi, Sikap, Peran Keluarga, Peran Guru, Peran Petugas Kesehatan, Peran Teman Sebaya, Akses Media. |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 612.6 Kesehatan Reproduksi |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 05:12 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 05:12 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1298 |
