Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pengendalian Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Blang Kuta Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2023

Mutiara, 2007110053 (2024) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pengendalian Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Blang Kuta Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2023. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI MUTIARA.pdf] Text
SKRIPSI MUTIARA.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf

Download (237kB)

Abstract

Diabetes melitus (DM) telah menjadi salah satu tantangan kesehatan global
yang semakin memprihatinkan. International Diabetes Federation (IDF) mencatat pada
tahun 2019 lebih dari 463 juta orang di seluruh dunia menderita DM dan diperkirakan
akan terus meningkat. Di wilayah kerja Puskesmas Blang Kuta, kasus DM pada tahun
2022 mencapai 471 kasus. Keadaan ini memicu kekhawatiran akan dampak kesehatan
masyarakat dan ekonomi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara faktor pengetahuan, pendidikan, jenis kelamin, riwayat keluarga, selfefficacy, dan lama menderita DM dengan perilaku pengendalian gula darah pada pasien
DM di wilayah kerja Puskesmas Blang Kuta.
Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan
cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita DM yang ada di
4 Desa di wilayah kerja Puskesmas Blang Kuta berjumlah 252 jiwa. Pengambilan sampel
penelitian dengan teknik proposional random sampling berjumlah 72 orang penderita
DM. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Analisis
data menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik menggunakan program SPSS.
Hasil uji univariat diperoleh bahwa sebagian besar responden berperilaku
kurang baik yaitu sebanyak 54,2%. Hasil uji bivariat menunjukkan ada hubungan yang
signifikan antara pengetahuan (p-value 0,000), tingkat pendidikan (p-value 0,002), jenis
kelamin (p-value 0,005), dan self-efficacy (p-value 0,000) dengan perilaku pengendalian
gula darah. Sedangkan variabel riwayat keluarga (p-value 0,471) dan lama menderita
DM (p-value 0,277) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil uji multivariat
diperoleh bahwa pengetahuan dan self efficacy merupakan variabel yang paling
berhubungan dengan perilaku penderita DM dalam mengendalikan gula darah.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor lain yang
mungkin mempengaruhi perilaku pengendalian gula darah, seperti status perkawinan,
pekerjaan, ekonomi, dan sosial budaya. Dan untuk petugas kesehatan agar lebih
meningkatkan edukasi tentang DM seperti edukasi gizi, latihan fisik, perencanaan
makan, dan pentingnya perilaku pe

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Dr. Tahara Dilla Santi, M.Biomed 2.Wardiati, SKM, M.Kes
Uncontrolled Keywords: Pengendalian gula darah; Pengetahuan; Pendidikan; Self Efficacy; Cross Sectional
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 614.4 Epidemiologi
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 17 Jun 2026 04:11
Last Modified: 17 Jun 2026 04:11
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1285

Actions (login required)

View Item
View Item