Faktor Risiko Lingkungan Dan Perilaku Dengan Kejadian DBD Di Wilayah Kerja Puskesmas Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar

Rifqa Alfina, 2207110012 (2026) Faktor Risiko Lingkungan Dan Perilaku Dengan Kejadian DBD Di Wilayah Kerja Puskesmas Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB)
[thumbnail of Skripsi Rifqa Alfina_2207110012 .pdf] Text
Skripsi Rifqa Alfina_2207110012 .pdf

Download (53MB)

Abstract

DBD merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena kasusnya terus ditemukan setiap tahun, termasuk di Kabupaten Aceh Besar, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Blang Bintang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko lingkungan dan perilaku dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar.
Penelitian ini dilakukan dengan metode deksriptif analitik menggunakan desain case control. Sampel dalam penelitian ini adalah 42 orang. Sampel kasus terdapat 14 orang yang dipilih menggunakan teknik total population cases yaitu seluruh penderita DBD, sedangkan sampel kontrol terdapat 28 orang dipilih menggunakan teknik random sampling dengan rasio 1:2 yaitu orang yang tidak menderita DBD. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 12 s/d 20 februari 2026 menggunakan kuesioner, lembar pengukuran dan observasi. Analisis data menggunakan program SPSS Statistik V.27.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan menggantung pakaian (p=0,014; OR=6,92), penggunaan obat nyamuk (p=0,013; OR=5,4), dan praktik 3M (p=0,004; OR=7,5) berhubungan signifikan dengan kejadian DBD. Sementara itu, suhu dan penggunaan kasa nyamuk tidak berhubungan dengan kejadian DBD (p>0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa kebiasaan menggantung pakaian merupakan faktor yang paling berisiko terhadap kejadian DBD (p=0,043; OR=8,137)
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko perilaku berhubungan dengan kejadian DBD. Maka daripada itu, diharapkan kepada Puskesmas memprioritaskan intervensi berbasis perubahan perilaku dalam program pengendalian DBD, dengan menitikberatkan pada edukasi mengenai praktik 3M, penggunaan obat anti nyamuk yang tepat, serta pengurangan kebiasaan yang berpotensi menjadi tempat istirahat nyamuk di dalam rumah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. Farrah Fahdhienie, SKM, MPH 2. Tiara Mairani, SKM, MKM
Uncontrolled Keywords: DBD; Faktor Risiko; Faktor Lingkungan; Faktor Perilaku; Case Control
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 614.4 Epidemiologi
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Rifqa Alfina
Date Deposited: 18 Jun 2026 04:14
Last Modified: 18 Jun 2026 04:14
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1275

Actions (login required)

View Item
View Item