Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Ispa Berulang Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh Tahun 2023

Fina Indriana, 1907110159 (2023) Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Ispa Berulang Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh Tahun 2023. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI FINA INDRIANI.pdf] Text
SKRIPSI FINA INDRIANI.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf

Download (441kB)

Abstract

ISPA menyumbang 16% dari seluruh jumlah kematian anak dibawah umur 5 tahun
didunia sebesar 920.136 balita meninggal atau lebih dari 2.500 balita per hari. Data Profil
Kesehatan Indonesia pada tahun 2021 kasus ISPA di Indonesia sebanyak 511.434 kasus. Di
Aceh tahun 2018 sampai 2020 cakupan penemuan pneumonia balita berkisar antara 10%-
29%. Di Banda Aceh Kasus ISPA pada balita tertinggi adalah di Puskesmas Baiturrahman.
Menurut laporan Puskesmas Baiturrahman pada tahun 2022 sampai dengan bulan oktober
penemuan penyakit ISPA sebanyak 154 kasus. Tujuan Penelitian untuk mengetahui faktor
risiko yang berhubungan dengan kejadian ISPA Berulang pada balita di Wilayah Kerja
Puskesmas Baiturrahman Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh tahun 2023.
Desain penelitian ini dalam bentuk descriptive analitik dengan pendekatan cross
sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang mengalami ISPA Berulang
di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh
sebanyak 154 balita. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara
accidental sampling dengan penetapan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin
sehingga diperoleh sampel sebanyak 61 sampel. Pengumpulan data yang dilakukan dari
tanggal 28 Juli – 04 Agustus 2023 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara.
Analisis data menggunakan uji Chi-Square.
Hasil univariat menunjukan bahwa terdapat 57.4% balita yang sering menderita ISPA,
Berulang 59% responden yang huniannya padat, 55.7% responden yang ada
pencemaran udara didalam rumah, 54,1% responden yang kelembaban udara didalam
rumahnya tidak memenuhi syarat, 55.7% responden yang pencahayaan didalam rumahnya
tidak memenuhi syarat, 47.5% responden yang status gizi normal, 54.1% responden
yang tidak mendapatkan ASI ekslusif dan 73.8% responden yang berjenis kelamin lakilaki. Hasil analisis bivariat diperoleh bahwa ada pengaruh kepadatan hunian p value =
0.005, pencemaran udara p value = 0.000, kelembaban p value = 0.008, pencahayaan p
value = 0.019, status gizi p value = 0.010, pemberian ASI ekslusif p value = 0.002 dan
jenis kelamin p value =0.025 dengan kejadian ISPA Berulang pada balita di Wilayah Kerja
Puskesmas Baiturrahman Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh tahun 2023.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa semua variabel
memiliki pengaruh dengan kejadian ISPA Berulang pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas
Baiturrahman Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh tahun 2023. Diharapkan petugas
kesehatan setempat agar dapat memberikan penyuluhan mengenai ISPA Berulang pada
balita seperti penyebab ISPA, gejala ISPA, pencegahan ISPA serta pengobatan ISPA guna
mengurangi angka kejadian ISPA pada balita

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Tahara Dilla Santi, M.Biomed 2.Nopa Arlianti, SKM, MKM
Uncontrolled Keywords: ISPA, Kepadatan Hunian, Pencemaran Udara, Kelembaban, dll.
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 614.4 Epidemiologi
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 12 Jun 2026 03:52
Last Modified: 12 Jun 2026 03:53
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1222

Actions (login required)

View Item
View Item