Rajwa Waliyyuddin, 20071100 (2024) Faktor Risiko Lingkungan Fisik Rumah Terhadap Kejadian Ispa Pada Balita Usia 1-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Aceh Besar Tahun 2023. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI RAJWA WALIYYUDDIN.pdf
Download (2MB)
FORM B.pdf
Download (8MB)
Abstract
atan yang masih belum dapat teratasi dan menduduki peringkat pertama
untuk kasus ISPA di wilayah Puskesmas Darul Imarah, Aceh Besar. Penelitian ini
bertujuan untuk melihat faktor risiko lingkungan fisik (ventilasi ruangan, suhu,
kelembaban, dan kepadatan hunian) terhadap kejadian (ISPA) pada balita di wilayah
kerja Puskesmas Darul Imarah Aceh Besar tahun 2023.
Metode penelitian yang digunakan adalah desain case control dengan
perbandingan 1:1. Populasi penelitian terdiri dari balita usia 1-5 tahun, dengan 30
kasus ISPA dan 30 kontrol yang bukan penderita ISPA. Pengumpulan data dilakukan
melalui kuesioner dan observasi yang dilakukan selama 36 hari, sedangkan analisis
data menggunakan uji Chi-square dan perhitungan Odds Ratio (OR) dengan tingkat
signifikansi 95% menggunakan software SPSS.
Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa umur ibu yang berada di wilayah
kerja Puskesmas Darul Imarah pada umur 27 tahun (23,3%), ibu berpendidikan
menengah (73,3%), ibu yang tidak bekerja (60,0%), pendapatan keluarga rendah
(86,7%), balita yang berumur 5 tahun (56%), jenis kelamin laki-laki (63,3), ISPA dan
Tidak ISPA (50,0%). Hasil bivariat menunjukkan bahwa ventilasi ruangan (p-value =
0,405, OR = 1,592, CI95% 0,531-4,775), kelembaban rumah (p-value = 0,795, OR =
1,144, CI95% 0,414 – 3,166) dan kepadatan hunian (p-value = 0,559, OR = 1,408,
CI95% 0,445 – 4,53) memiliki hubungan signifikan dengan kejadian ISPA pada balita
dan merupakan faktor risiko. Sedangkan suhu rumah (p-value = 0,301, OR = 0,583,
CI95% 0,210 – 1,624), dan jenis lantai tidak merupakan faktor risiko ISPA.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ventilasi, Kelembaban dan
kepadatan hunian ruangan menjadi faktor yang berpotensi meningkatkan risiko
ISPA pada balita. Saran yang diberikan oleh peneliti kepada pihak puskesmas
meliputi edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan
lingkungan, pengawasan berkala terhadap kualitas udara, dan sosialisasi tentang
pengurangan kepadatan h
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1.Farah Fahdienie, SKM, MPH 2.Vera Nazhira Arifin, MPH |
| Uncontrolled Keywords: | ISPA, balita, ventilasi, kelembaban, kepadatan hunian. |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 614.4 Epidemiologi |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 05:18 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 05:18 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1157 |
