Muhammad Sidiq Azhar Putra, 1501110141 (2020) Penanganan Tindak Pidana Kesusilaan Melalui Media Elektronik Yang Dilakukan Oleh Anak (Suatu Penelitian di Kepolisian Resor Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Download (138kB)
Abstract
Berdasarkan Pasal 45 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19
Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11
Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang berbunyi “ Setiap
Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan
dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen
Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 27 Ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun
dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah)”. Meskipun
telah diatur dengan sanki yang berat pada kenyataannya masih terjadinya tindak
pidana informasi dan transaksi elektronik yang dilakukan oleh anak.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan penyebab terjadinya tindak
pidana informasi dan transaksi elektronik yang dilakukan oleh anak. Untuk
menjelaskan penanganan perkara anak yang melakukan tindak pidana informasi dan
transaksi elektronik. Untuk menjelaskan hambatan dan upaya dalam menanggulangi
tindak pidana informasi dan transaksi elektronik yang dilakukan oleh anak.
Metode penelitian dalam penulisan ini diggunakan metode yuridis emperis,
data penelitian diperoleh melalui penelitian lapangan (field research) dengan
mewawancarai langsung responden dan informan dan penelitian kepustakaan
(library research) mengkaji buku-buku dan peraturan Perundang-Undangan.
Bedasarkan hasil penelitian, factor penyebab terjadinya tindak pidana
informasi dan transaksi elektronik yang dilakukan oleh anak yaitu adanya factor
internal dan factor eksternal, penanganan perkara anak yang melakukan tindak
pidana informasi dan transaksi elektronik tidak melakukan penangkapan dan
terhadap perkara ini juga tidak dilakukan penahanan terhadap tersangka, penyidik
hanya melakukan proses penyitaan sesuai dengan surat perintah penyitaan dan
penyidik dalam menyelesaikan kasus tersebut selalu mengupayakan untuk dapat
dilakukan diversi, hambatan yang dihadapi oleh penyidik adalah lambatnya hasil
Bapas dan Dinsos dan sulit melakukan upaya diversi, adapun upaya yang dilakukan
penyidik untuk mengatasi kendala yaitu menunggu hasil penelitian pihak Bapas dan
Dinsos dan upaya terakhir yaitu melakukan kordinasi.
Disarankan kepada pihak orang tua agar menjaga dan mendidik anak secara
baik sehingga anak tidak melakukan hal tercela seperti pada kasus ini, diharapkan
kepada pihak penyidik agar lebih ngengoptimalkan proses diversi terhadap kasus
anak.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1.Adi Hermansyah, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Tindak Pidana, Kesusilaan, Media Elektronik,Anak, di Kepolisian Resor Kota Banda Aceh |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 05:13 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 05:13 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1108 |
