Tgk Adil Parisi, 2007110018 (2024) Faktor Risiko Kualitas Udara Dalam Rumah Terhadap Kejadian Ispa Berulang Pada Anak Usia 5-15 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Aceh Besar Tahun 2023. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI TGK ADIL PARISI.pdf
Download (6MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (461kB)
Abstract
ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) seringkali disebabkan oleh kondisi
lingkungan dan gaya hidup yang buruk serta infeksi mikroorganisme. Kasus ISPA di
Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar cukup tinggi, bahkan berpotensi
menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor
risiko kualitas udara dalam rumah terhadap kejadian ISPA berulang pada anak usia
5-15 tahun di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah.
Penelitian ini menggunakan desain studi Case-Control dengan rasio 1:1,
dengan 20 kasus ISPA berulang dan 20 kontrol tanpa ISPA, keseluruhan total
sampel sebanyak 40 responden. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan
metode total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi selama
32 hari, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dan perhitungan Odds
Ratio (OR) dengan SPSS pada tingkat signifikansi 95%.
Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 57% rumah memiliki ventilasi
memenuhi syarat, 55% rumah memiliki suhu tidak memenuhi syarat, 82% rumah
memiliki kelembaban tidak memenuhi syarat, 62% rumah terpapar asap rokok,
dan penggunaan obat anti nyamuk merata (50%). Analisis bivariat menunjukkan
ventilasi rumah (p-value = 0,004, OR = 7,429) , suhu rumah (p-value = 0,001, OR =
9,333), dan paparan asap rokok (p-value = 0,016, OR = 16,714) memiliki hubungan
signifikan dengan kejadian ISPA berulang pada anak. Sebaliknya, kelembaban
rumah (p-value = 0,677, OR = 1,417) dan penggunaan obat anti nyamuk (p-value =
0,527, OR = 1,494) tidak menunjukkan hubungan signifikan meskipun tetap
dianggap sebagai faktor risiko.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa ventilasi rumah, suhu, dan paparan
asap rokok berhubungan signifikan dengan risiko ISPA berulang pada anak 5-15
tahun. Disarankan untuk meningkatkan ventilasi dengan rutin membuka jendela
dan tirai guna memastikan sirkulasi udara lancar dan kelembaban terkendali.
Orang tua perlu diingatkan secara intensif untuk tidak merokok di dalam rumah.
Puskesmas dapat memberikan edukasi mendalam mengenai bahaya merokok dan
penggunaan obat anti nyamuk yang tepat untuk menghindari dampak negatif
pada kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Dr.Gall Tahara Dilla Santi, M, Biomed 2. dr. Riza Septiani, MpubHithAdv |
| Uncontrolled Keywords: | ISPA berulang, ventilasi, suhu, kelembaban, paparan asap rokok, penggunaan obat anti nyamuk |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 613.1 Kesehatan Lingkungan |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository . |
| Date Deposited: | 06 Jun 2026 03:21 |
| Last Modified: | 06 Jun 2026 03:21 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1046 |
