Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor 331/Pid.Sus/2019/Pn Bna Tentang Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Elektronik Yang Memiliki Muatan Penghinaan

Reizkey Febriyan, 1601110055 (2020) Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor 331/Pid.Sus/2019/Pn Bna Tentang Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Elektronik Yang Memiliki Muatan Penghinaan. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of GABUNG PDF .pdf] Text
GABUNG PDF .pdf

Download (390kB)
[thumbnail of FORM B .pdf] Text
FORM B .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (148kB)

Abstract

Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik menegaskan bahwa setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah). Namun, dalam putusan Nomor 331/Pid.Sus/2019/PN Bna terdakwa hanya dijatuhi hukuman pidana bersyarat penjara 1 (satu) bulan dengan denda sebesar Rp. 1.000.000,-(satu juta rupiah) dan terdakwa tidak harus menjalankan kecuali terdakwa mengulangi tindak pidana sebelum habis masa percobaan selama 6 (enam) bulan.

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sanksi pidana yang dijatuhkan terlalu ringan dan kesesuaian unsur-unsur dalam tindak pidana dengan pidana yang dijatuhkan.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum yang bersifat normatif dengan pendekatan studi kasus terhadap putusan pengadilan dan membaca, mengutip, menelaah perundang-undangan yang berkaitan dengan objek penelitian.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertimbangan hukum majelis hakim dalam menjatuhkan pidana yang terlalu ringan, karena perbuatan terdakwa termasuk penghinaan ringan melalui jejaring sosial whatsapp, terdakwa mengaku bersalah, menyesali perbuatannya serta berjanji tidak mengulanginya dan bahwa terdakwa dan saksi korban telah berdamai serta sudah saling memaafkan. Sanksi pidana yang divonis oleh majelis hakim belum sesuai kualitas perbuatan pelaku dalam tindak pidana tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik yang memiliki muatan penghinaan karena sanksi yang berikan jauh lebih ringan dibandingkan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.

Kepada para penegak hukum disarankan agar lebih memperhatikan duduk perkara yang berkaitan dengan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik yang memiliki muatan penghinaan. Sebab unsur-unsur dalam tindak pidana tindak tersebut bisa saja menjadi dasar penjatuhan hukuman yang lebih berat agar pelaku mendapatkan efek jera sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya tindak pidana tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik yang memiliki muatan penghinaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Mukhlis, S.H, M.Hum
Uncontrolled Keywords: Pidana Pencemaran Naman Baik
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Repository 2
Date Deposited: 06 Jun 2026 02:39
Last Modified: 06 Jun 2026 02:39
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1036

Actions (login required)

View Item
View Item