Rian Gumiwa, 1701110035 (2020) Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 286 K/Pid/2017 Tentang Penjatuhan Putusan Bebas Terhadap Turut Serta Membantu Terwujudnya Tindakpidana Pembunuhan. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
GABUNG PDF .pdf
Download (7MB)
FORM B .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
Abstract
Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) “Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun”. Pasal 56 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) “Mereka yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan”dan Pasal 56 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) “Mereka yang sengaja memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan”. Namun pada kenyataannya putusan Mahkamah Agung Nomor 286/K/Pid/2017. Hakim menjatuhkan putusan bebas kepada terdakwa dan bebas dari segala tuntutan yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum.
Tujuan penelitian studi kasus ini untuk menganalisis putusan Mahkamah Agung Nomor :\ 286 K/Pid/2017. Hakim tidak melihat fakta yang terungkap di persidangan dan putusan bebas dinilai bertentangan dengan rasa keadilan.
Penelitian ini bersifat yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan dengan meneliti data sekunder yaitu melalui serangkaian membaca, mengutip, menelaah perundang-undangan yang berkaitan dengan permasalahan atau objek penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian, hakim pada saat menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa tidak memperhatikan fakta-fakta yang terungkap di pesidangan seperti ketika terdakwa memberikan keterangan, terdakwa mengakuinya dan juga keterangan dari saksi yang dihadirkan. Dalam membuat putusan bebas, hakim seharusnya lebih mencermati dari hasil keseluruhan persidangan dan melihat unsur-unsur pasal yang di dakwakan kepada terdakwa, tidak hanya berdasarkan keyakinan hakim saja, yang mana putusan bebas ini
dinilai bertentangan dengan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat, dikarenakan terdakwa tidak memiliki itikad baik untuk menolong serta melaporkan pelaku tindak pidana kepada pihak kepolisian.
Hakim diharapkan dapat lebih bijaksana dan teliti dalam melihat keterangan-keterangan yang diberikan oleh para saksi, yang mana keterangan ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan dan tolak ukur bagi hakim pada saat menjatuhkan suatu putusan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Mukhlis, S.H., M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | Tindak Pidana Pembunuhan, Putusan MA |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 06 Jun 2026 02:28 |
| Last Modified: | 06 Jun 2026 02:28 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1034 |
