RICKY JULIANSYAH, 1801110147 (2022) Studi Kasus Putusan Nomor 1/Pid.B/2021/Pn.Sab Tentang Tindak Pidana Pencurian. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B (2).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang
menjelaskan barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau
sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan
hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima
tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. Putusan hakim
nomor 1/pid.b/2020/pn.sab tindak pidana pencurian terdapat adanya fakta
pengadilan yang di abaikan
Tujuan penelitian ini Untuk menjelaskan fakta-fakta hukum yang
diabaikan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sabang dan Untuk
menganalisis alasan dan pertimbangan hakim memutuskan putusan bebas pada
tindak Pidana pencurian
Metode penelitian dalam penulisan ini menggunakan metode yuridis
normatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian yang dilakukan dengan cara
meneliti norma-norma hukum melalui bahan pustaka (library research) dengan
fokus terhadap putusan hakim nomor 1/pid.b/2021/pn.sab tentang tindak pidana
pencurian.
Hasil penelitian fakta-fakta hukum yang diabaikan oleh Majelis Hakim
Pengadilan Negeri Sabang menunjukkan adanya pencabutan kesaksian oleh
Nurul Fahmi yang merupakan saksi dan juga terdakwa pada perkara yang sama
namun dakwaan terpisah, disinilah majelis hakim telah keliru dalam
mempertimbangkan pencabutannya. Untuk menganalisis alasan dan
pertimbangan hakim memutuskan putusanAlasan Dan Pertimbangan Hakim
Hakim Memutuskan Putusan Bebas Pada Tindak Pidana Pencurian lebih kepada
pencabutan keterangan yang dilakukan oleh tersangka nurul fahmi yang
merupakan tersangka pada perkara yang sama dengan dakwaan terpisah oleh
para tersangka Zainal Abidin dan Erwin. Oleh karenanya keteraangan dimuka
pengadilan dianggap oleh hakim sebagai fakta hukum dan keterangan oleh saksi
yang dihadirkan jaksa penuntut umum bertentangan dengan keterangan nurul
fahmi yang mencabut keterangannya di tingkat penyidikan
Disarankan kepada bagi para majelis hakim mempertimbangkan
keterangan saksi, apalagi saksi tersebut merupakan ibu dari pelaku yang telah
menyatakan dengan jelas bahwa tersangka Nurul Fahmi pada dakwaan terpisah
melakukan pencurian bersama para tersangka yaitu Zainal Abidin. Disarankan
kepada majelis hakim tidak serta merta mengabulkan pencabutan BAP tingkat
penyidikan sehingga tersangka pada tindak pidana lainnya dapat mencabut
keterangan BAP dan ini dapat merendahkan penyelidikan dan penyidikan yang
dilakukan oleh pihak kepolisian
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Mukhlis, S.H., M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 1/PID.B/2021/PN.SAB TENTANG TINDAK PIDANA PENCURIAN. |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 05:50 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 05:50 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1013 |
