Hak Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Penganiayaan (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh)

METRI WIDYA, 1901110149 (2023) Hak Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Penganiayaan (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (262kB)
[thumbnail of SKRIPSI.pdf] Text
SKRIPSI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pasal 59 huruf I Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan
Anak diatur bahwa anak korban kekerasan fisik dan/atau psikis berhak mendapatkan
perlindungan khusus. Hak-hak tersebut diatur dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor
75 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Hak Anak Korban dan Anak Saksi diantaranya hak
mendapatkan rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial, jaminan keselamatan, baik fisik
maupun mental, dan kemudahan dalam mendapatkan informasi. Namun dalam
kenyataannya banyak hak tersebut belum diperoleh oleh anak.
Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan aturan hukum tentang pemenuhan
hak anak yang menjadi korban tindak pidana penganiayaan dan faktor-faktor penyebab
tidak terpenuhinya hak seorang anak yang menjadi korban tindak pidana penganiayaan.
Metode penelitian ini menggunakan penelitian yuridis empiris. Dalam
penelitian ini data diperoleh melalui metode penelitian kepustakaan dan penelitian
lapangan. Penelitian kepustakaan (library research) dilakukan untuk mengolah data
sekunder yaitu dengan cara mempelajari peraturan perundang-undangan, teori-teori dan
jurnal-jurnal ilmiah yang berhubungan dengan penelitian ini, dan penelitian lapangan
(field research) untuk mengolah data primer dengan cara mewawancarai para responden
dan informan dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi secara langsung.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa pemenuhan hak anak sebagai korban
tindak pidana penganiayaan berupa rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial, jaminan
keselamataan, baik fisik, mental maupun sosial dan kemudahan dalam mendapatkan
informasi. Namun dalam kenyataannya tidak semua bisa diakses oleh korban
penganiayaan. Faktor-faktor yang menyebabkan tidak terpenuhinya hak anak adalah
Aparat Penegak Hukum Diskriminatif, Fasilitas yang belum memadai, dan Masyarakat
tidak suportif.
Disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan tentang sejauh mana pemenuhan
hak anak korban penganiayaan tersebut dilakukan oleh semua instansi, baik anak korban
penganiayaan yang diperiksa dipengadilan maupun diluar proses pengadilan. Disarankan
kepada aparat penegak hukum harus betul-betul memperhatikan hak-hak anak yang
menjadi korban tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Nora Mia Azmi, S.H.,M.H
Uncontrolled Keywords: HAK ANAK SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN
Subjects: 340 Ilmu Hukum
340 Ilmu Hukum > 342 Hukum Tatanegara
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 05 Jun 2026 05:29
Last Modified: 05 Jun 2026 05:29
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1010

Actions (login required)

View Item
View Item